Thailand terkenal ramah, tetapi undang-undang bea cukainya bisa membingungkan dan sangat ketat. Barang-barang yang legal di negara asal Anda — seperti rokok elektronik — dapat dikenai denda berat di sini.
Sebelum Anda berkemas...
Pastikan dokumen Anda beres. Petugas bea cukai dapat memeriksa dokumen Anda bersama dengan tas Anda. Siapkan Paspor dan Kode QR TDAC Anda saat tiba.
1. Larangan "Vape" (Sangat Ilegal)
Ini adalah cara paling umum turis mendapat masalah. Thailand memiliki salah satu undang-undang anti-vaping paling ketat di dunia.
JANGAN MEMBAWA VAPE
Impor, kepemilikan, dan penggunaan rokok elektronik, vape, dan e-liquid adalah ILEGAL di Thailand.
Konsekuensinya:
- Denda: Hingga 30.000 THB ($900 USD) di tempat.
- Penyitaan: Polisi secara rutin menghentikan turis di Bangkok dan Phuket untuk memeriksa tas.
- Waktu Penjara: Secara teoritis mungkin hingga 10 tahun, meskipun jarang untuk kepemilikan sederhana.
Saran: Tinggalkan vape Anda di rumah. Jangan mencoba menyelundupkannya melalui bea cukai. Itu tidak sepadan dengan risikonya.
2. Membawa Drone
Anda dapat membawa drone ke Thailand, tetapi Anda tidak dapat menerbangkannya secara legal sampai terdaftar. Prosesnya birokratis dan memakan waktu.
Dua Pendaftaran yang Diperlukan
- NBTC (Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional): Mendaftarkan frekuensi radio. Dapat dilakukan secara online atau di kantor NBTC. Biaya: ~200 THB.
- CAAT (Otoritas Penerbangan Sipil Thailand): Mendaftarkan pilot. Harus memiliki asuransi drone yang mencakup tanggung jawab 1 juta THB.
Garis Waktu: NBTC membutuhkan beberapa hari. CAAT bisa memakan waktu berbulan-bulan. Jika Anda sedang berlibur 2 minggu, tidak mungkin Anda akan mendapatkan izin tepat waktu kecuali Anda memulai berbulan-bulan sebelum kedatangan.
3. Obat Resep
Sebagian besar obat standar baik-baik saja, tetapi aturan ketat berlaku untuk narkotika (misalnya, Kodein, Xanax, Adderall).
Aturan Membawa Obat
- Simpan obat dalam kemasan asli dengan label yang terlihat jelas.
- Bawa surat dari dokter Anda yang menyatakan mengapa Anda memerlukan obat tersebut.
- Jangan membawa lebih dari persediaan 30 hari.
Catatan: Jika obat Anda termasuk dalam Narkotika Kategori 2 (misalnya, Morfin, Fentanil), Anda harus mendapatkan izin dari FDA Thailand setidaknya 2 minggu sebelum bepergian.
4. Ganja: Pembaruan 2026
Thailand mendekriminalisasi ganja pada tahun 2022, tetapi undang-undang semakin ketat pada tahun 2025/2026 untuk fokus pada "Penggunaan Medis Saja."
- Merokok di Tempat Umum: Ilegal. Denda hingga 25.000 THB untuk "gangguan publik."
- Ekstrak: Ekstrak dengan THC > 0,2% diklasifikasikan sebagai narkotika ilegal.
- Membawanya Pulang: JANGAN PERNAH terbang keluar dari Thailand dengan ganja. Ini diklasifikasikan sebagai perdagangan narkoba berat di sebagian besar negara Asia lainnya (Singapura, Indonesia, dll.) dan dapat dikenai hukuman mati di pusat transit.
5. Vaksinasi
Thailand tidak memerlukan bukti vaksinasi COVID-19 untuk masuk. Namun, aturan lain berlaku.
Vaksin Wajib: Demam Kuning
Ini HANYA berlaku jika Anda bepergian dari Negara Risiko Demam Kuning (sebagian Afrika dan Amerika Selatan). Anda harus menunjukkan "Sertifikat Vaksinasi Internasional" di konter Kontrol Kesehatan sebelum Imigrasi.
Pelancong dari AS, Inggris, Eropa, dan Australia tidak memerlukan ini.
Vaksin yang Direkomendasikan (CDC)
- Hepatitis A & B
- Tifoid (melalui makanan/air)
- Tetanus (booster rutin)
Siap mengajukan TDAC Anda?
Biarkan para ahli kami meninjau data Anda dan mengajukan aplikasi untuk Anda. Kami menangkap kesalahan ketik dan kesalahan tanggal sebelum menimbulkan masalah di imigrasi.
Mulai Aplikasi TDAC